News

Tahun Brilliant di Anniversary ke-3 Makassar Digital Valley, Momentum Bangkit Majukan Ekosistem Digital di Kawasan Timur Indonesia

Makassar, 22 Mei 2021 – Makassar Digital Valley (MDV) merupakan inkubator bisnis ICT ke-4 yang dikembangkan oleh PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk  diresmikan pada tanggal 17 Mei 2019, setelah Bandung Digital Valley, Jogja Digital Valley, dan Jakarta Digital Valley yang bertujuan untuk meningkatkan akselerasi jumlah pengembang untuk games, edutainment, music, animation dan software khususnya di kota Makassar dan sekitarnya.

Menginjak tahun ke-3, menggagas #MDV3rilliant menjadi momentum Makassar Digital Valley bangkit majukan ekosistem digital di Kawasan Timur Indonesia yang dalam rangkaian kegiatannya menggelar Halalbihalal, Donor Darah, Bakti Sosial dan Online Class program MDV. Adapun rangkaian Halalbihalal dan aksi Donor Darah yang bekerja sama dengan UTD PMI Kota Makassar berlangsung pada Sabtu, 22 Mei 2021 pukul 10.00-14.00 WITA menyusul diselenggarakannya Bakti Sosial di Panti Asuhan.

Berlangsung antusiasme dan penuh khidmat, mengawali rangkaian Halalbihalal oleh General Manager Makassar Digital Valley, ibu S. Ariyani memberikan sambutan kepada para tamu undangan yang hadir dari kalangan Startup binaan MDV, para Mentor MDV, Media Partner dan Community Partner.

“Berkiprah hingga di tahun ke-3 bukanlah perjalanan sehari kami lalui. Semuanya tak lepas dari peran para mentor, startup, media dan komunitas kami yang turut berkontribusi dalam mengembangkan ekosistem digital secara massive. Tahun ke-3 merupakan tahun brilliant bagi MDV untuk lebih memajukan ekosistem digital di Kawasan Timur Indonesia”, sebut Ibu S. Ariyani dalam sambutannya.

Rangkaian halalbihalal dilanjutkan dengan pemotongan kue dan penyerahan e-piagam yang dilakukan oleh ibu S. Ariyani kepada para tamu undangan yang hadir dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang berlaku.

Di akhir acara, disampaikan oleh ibu S. Ariyani harapan bagi MDV agar bisa menjadi gerbang inovasi digital dengan terus bersinergi agar dapat memperluas dampak bagi pengembangan ekosistem digital di Kawasan Timur Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *