News

Startup Indigo Asal Makassar, MallSampah Berbagi Tips Bagaimana Mendaur Ulang Satu Botol Plastik

Sejak lama kita tahu bahwa konsep circular economi atau ekonomi melingkar, menjadi jawaban bagi polusi sampah plastik dilautan. konsep ini seharusnya dapat menggantikan konsep linear economi (ekonomi satu arah) secepatnya. atau jika tidak jumlah polusi plastik dilautan yang kini sebanyak 300 juta ton akan semakin meningkat, merusak ekosistem laut, rantai makanan laut dan kemudian dampaknya akan meluas, dimulai dari dampak pada nelayan, masyarakat pesisir, kesehatan masyarakat yang mengkonsumsi makanan laut, jalur transportasi laut, pemanasan global, dan mungkin akan lebih luas lagi.

Mengingat saat ini ada 8 juta ton sampah yang masuk ke lautan setiap tahun, bagiamana kita mencegah dan menghentikan kebocoran sampah dari darat sampai ke laut, adalah hal yang paling penting untuk dilakukan terlebih dahulu.

Cicular economi adalah sebuah konsep untuk mengubah sistem yang sekarang menjadi lebih berkelanjutan dan circular. saat ini, hampir semua barang-barang yang di produksi, adalah menggunakan material dari alam untuk dijadikan bahan baku, lalu diperoses menjadi sebuah produk, digunakan beberapa saat, kemudian dibuang, berakhir di alam dan mencemari ekosistem disekitarnya. ini disebut dengan konsep ekonomi satu arah atau Linear Economy. selain menyebabkan polusi, konsep ini juga membuat ketersediaan sumber daya alam semakin menipis seiring waktu.

Circular Economy menawarkan konsep melingkar, dimana kita mengambil material dari alam untuk dijadikan bahan baku, membuatnya menjadi sebuah produk, menggunakannya beberapa saat, lalu produk tersebut didaur ulang menjadi bahan baku, sebelum menjadi sebuah produk kembali. konsep ini menghapus peroses “membuang” diganti dengan pola melingkar (circular) melalui daur ulang, kompos, digunakan kembali atau mencegah timbulnya limbah sedari awal .

Tapi tantangan untuk mewujudkan konsep tersebut sangatlah rumit dan kompleks, karena berkaitan dengan bagaimana cara orang-orang memproduksi dan mengkonsumsi barang. well, coba kita sederhanakan dengan pertanyaan ini, “saya mau turut serta menciptakan circular economy, jadi bagaimana satu botol plastik air meneral saya, dapat didaur ulang ?”

meskipun kita bisa saja mendaur ulang melalui pengepul, bank sampah atau melalui aplikasi Mallsampah, tapi kita selalu dihadapkan pada batasan daur ulang. Sebagian besar batasan itu adalah minimal berat sampah dan minimal jenis sampah yang di kelola. Sebagian pengelola bahkan mengharuskan ketentuan daur ulang yang lebih rumit lagi, seperti hanya menerima botol plastik jenis tertentu, harus bersih dan sebagainya.

Dibanyak negara maju, terdapat mesin-mesin pengumpulan botol plastik yang terletak di pusat perbelanjaan, Ini memungkinkan orang-orang untuk mendaur ulang sampah walau hanya satu botol plastik, mereka lalu mendapat insentif senilai beberapa sen dollar dari hasil penukaran botol. Di Indonesia, mungkin kita tidak punya mesin-mesin tersebut, tapi jangan lupa, kamu punya alat yang lebih canggih lagi, itu adalah Aplikasi Mallsampah. bahkan sistem recycling berbasis on demand seperti Aplikasi Mallsampah, belum cukup berkembang di negara-negara maju. meskipun itu karena infratruktur fisik mereka yang sudah maju. well..

Sejak tahun 2018, Mallsampah telah bertekad untuk menghapuskan batasan daur ulang, sehingga semua orang dapat mengelola sampah dengan mudah. tanpa batasan, tanpa minimal berat. misi itu yang terus mendorong kami untuk melampaui batasan daur ulang. fitur “pickup” dari mallsampah telah memudahkan rumah tangga dan UKM dalam mendaur ulang. Sampah dijemput kemudian pembayaran dilakukan di tempat dan saat itu juga.

Namun minimum berat 5kg per penjemutan terkadang tidak sesuai dengan kebutuhan semua orang, misalnya untuk lelaki lanjang yang tinggal dikosan seorang diri, doi mungkin perlu waktu hingga satu bulan untuk mengumpulkan sampah sebanyak 5kg. orang-orang ingin mendaur ulang satu kaleng soda, satu botol air mineral, atau ukuran yang lebih kecil lagi.

Jadi bagaimana Mallsampah menjawab semua tantangan tersebut ? pada akhir juni 2020, Mallsampah meluncurkan fitur “drop off” sebuah fitur yang di desain untuk menangkap sampah dengan ukuran terkecil sekalipun. Fitur ini sedikit berbeda dengan fitur pickup. jika di fitur pickup, kolektor mallsampah akan datang menjemput sampah ke rumahmu. Di fitur drop off, kamu sendiri yang mengantar sampah ke titik terdekat.

Kamu akan diberikan rekomendasi titik drop off terdekat, titik yang paling mudah dijangkau dari lokasi ordermu, sistem kemudian akan memberi panduan titik drop off di maps. Di fitur ini, kamu juga dapat terhubung langsung dengan pemilik titik drop off, ketika peroses drop off sedang berlangsung.

Bdw, kamu bebas memilih waktu antar, sehingga tidak perlu menyediakan waktu khusus, jadi bisa nge-drop off sampah sambil ke kampus atau ke kantor. sistem Mallsampah akan membantu kamu untuk memilih lokasi yang paling dekat dan mudah dijangkau. Yang menarik, kamu tidak diberikan batasan minimal berat, berapapun jumlah barangnya, sekecil apapun, akan tetap di bayar menggunakan MS Poin atau uang tunai.

MS Poin dapat kamu tukarkan menjadi OVO, Gopay, segelas kopi panas, Beras Premium dari Bosowa, dan banyak voucher menarik lainnya di aplikasi Mallsampah. dalam beberapa minggu kedepan, kamu bahkan dapat menukarkan MS Poinmu dengan Pulsa, Token Listrik, PDAM, BPJS dan beragam pembayaran digital lainnya. tunggu kejutannya 😉

mendaur ulang satu botol plastik ? mungkin terlihat sulit, kita tidak punya mesin-mesin pengumpulan botol, truk-truk sampah yang keren, tempat sampah canggih yang beraneka warna, atau insineator dan mesin-mesin WTE (waste to energy), tapi kita sekarang di era revolusi industry 4.0 bukan ? era distrupsi bukan ? yup, kamu hanya butuh aplikasi mallsampah, dan semuanya bisa didaur ulang ! Happy Recycling..

Sumber : https://medium.com/mallsampah/a-story-of-beyond-the-limits-bagaimana-mendaur-ulang-satu-botol-plastik-5d0292f33bf6

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *