News

2025: Transaksi e-Commerce Tembus Rp 1.358 T, Laba Rp 30 T

Diposkan

Toko online (e-commerce) akan menjadi sektor usaha yang memberikan sumbangsih besar pada ekonomi digital Indonesia. Pada 2025, nilai transaksi e-commerce akan tembus US$97 miliar atau Rp 1.358 triliun (asumsi Rp 14.000/US$) dari sebelumnya US$23,5 miliar (Rp 329 triliun) pada 2019.

Adapun laba bersih (net profit) diperkirakan akan tembus US$1,5 miliar (Rp 21 triliun) hingga US$ 2,2 miliar (Rp 30,8 triliun). Hal ini merupakan hasil riset dari Goldman Sachs bertajuk Indonesia Internet: The Fight to Unite the Verticals yang dirilis 10 Maret 2020.

“Peningkatan transaksi ini mendapatkan manfaat dari penetrasi lanjutan ke kots tier 2 dan tier 3 dan di semua kategori produk, bahkan yang tingkat penetrasinya sudah moderat seperti pakaian dan barang elektronik konsumen,” jelas Goldman Sachs.

Goldman Sachs menambahkan berdasarkan pengalaman di China, penetrasi e-commerce meningkat secara signifikan ketika penetasi smartphone mencapai 50% lebih dari populasi. Indonesia sudah melewati ambang batas ini pada 2017.

“Ini yang menjadi alasan utama pertumbuhan [e-commerce] yang kuat dalam dua tahun terakhir,” jelas Goldman Sachs.

Riset Goldman Sachs juga mengungkapkan persaingan e-commerce Indonesia pun lebih agresif. Semua pemainnya sekarang merugi dan fokus dalam mengejar pertumbuhan bisnis. Namun monetisasi sudah mulai dilakukan seperti yang ditempuh Tokopedia dan Bukalapak.

Sumber : CNBC Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *